25
Sep
08

Buku Puisi “KEMISKINAN DI MATAKU!”

Silahkan download buku tersebut dalam format .pdf berikut ini! Puisi-puisi ini mohon tidak digunakan untuk tujuan komersil, dan penggunaannya harap mencantumkan sumber dan nama penulisnya. Terima kasih.

buku-puisi-kespel-08-kemiskinan-dimataku

19
Jul
08

Miskin Abadi

Kata orang miskin itu tidak punya tempat tinggal

Miskin itu tidak bisa makan setiap hari

Miskin itu tidak berpakaian seperti kebiasaan orang

Miskin itu meminta-minta pada pertolongan orang

Miskin yang sesungguhnya adalah

Kaya tetapi selalu merasa kurang

Memiliki berkat tetapi tidak pernah bersyukur

Melimpah tetapi tidak pernah peduli sesama

Hans Simon Pattimahu; Wilayah IX

KATEGORI: Dewasa

17
Jul
08

Aku Berjumpa dengan si Miskin

Di dalam busway ber-ac dan kaca tertutup, tak kudengar suara si miskin

Di suasana pesta di sebuah hotel berbintang, tak kutemui si miskin

Di dalam koridor mall di kawasan elite, tak kujumpai si miskin

Di dalam gerejaku, kuberharap duduk beribadah bersama si miskin

Di gedung-gedung perkantoran jalan protokol, tak diijinkan melangkah masuk bagi si miskin

Di rumah-rumah sakit dengan dokter-dokter professional, tiada pelayanan gratis tersedia bagi si miskin

Di suatu sekolah berstandar internasional, tiada harapan beasiswa bagi si miskin

Di dalam gerejaku, kuberharap duduk berdampingan dalam perjamuan bersama si miskin

Anang Gunawan

KATEGORI: Dewasa

17
Jul
08

Saat Kulihat Kemiskinan di Mataku

Saat pagi jalan penuh padat,

Ibu-ibu jockey three-in-one dengan bayinya mengacungkan jari penuh harap

para pengamen saling berebut menaiki angkutan kota dengan sigap

kaum pengemis bersila di jembatan penyeberangan dengan mulut mengucap

Saat siang terik menyengat,

peminta-minta menyodorkan tangan di warung dan restoran

penjaja koran menawarkan dagangannya yang belum terhabiskan

kaum pemulung menghela gerobaknya mengumpulkan barang buangan

Saat surya di ufuk barat,

anak-anak kecil di lampu merah berwajah memerah berharap akan recehan

penyapu=penyapu jalan menyuapkan makanan pengganti lapar yang tertahan

penyemir-penyemir sepatu mandi membersihkan debu-debu yang melekat di badan

Saat sunyi malam dan mataku terasa barat,

Kuterpaku melihat kaum tuna wisma berbagi kardus alas tidur di emperan terminal

Kuterpana menyaksikan gelandangan berbagi kain usang pengusir angin dingin yang nakal

Kunaikkan doa syafaatku memohon Tuhan mengetuk si kaya berbagi amal

Anang Gunawan

KATEGORI: Dewasa

17
Jul
08

Kemiskinan adalah…

Kemiskinan adalah..

Saat kau dan aku saling berhadapan

Sebagai subjek dan objek

Bukan sebagai sesama

Kemiskinan adalah..

Ruang kosong antara kita

Boleh kujejaki tepiannya

Bila memenuhi syarat yang kau ajukan

Kemiskinan adalah..

Legalisasi yang kau buat tentangku

Tanpa menghiraukan hakekat diriku

Dan kenyataan bahwa kita tak beda

Kemiskinan adalah..

Keluhku pada Tuhan

Saat kau sibuk berdebat sebagai yang hebat

Dan aku masih di sini tak berbebat

George Sicillia; Wilayah X

KATEGORI: Pemuda

17
Jul
08

Miskin itu…

(1)

Mengutuki aib kalangan tinggi

Tanpa merasa kesalahan sendiri

Itu miskin harga diri

Giat belajar sukses diraih

Pandai ciptakan alat canggih

Di zaman mesin, era globalisasi

Capai kemajuan prestasi tinggi

Tanpa Tuhan, itu miskin rohani

Memiliki rumah mewah

Fasilitas serba ada

Tanpa kasih adalah hampa

Lebih untung miskin harta

Hidup tentram dan bahagia

Inilah miskin yang sebenarnya

Kita lahir tanpa membawa apa-apa

Kita maiti tiada yang dibawa pergi

Berarti kita miskin dan papa

Di hadapan Allah sang pencipta

Kita miskin, harus diakui

Kita hidup karena kasih

Anugerah sang pengasih

Yesus kristus rela mati

Tiga hari bangkit naik ke tempat tinggi

Menyediakan tempat bagi kami

Selamat bagi yang mengimani

Setia dalam panggilan ilahi

(2)

Si jelata hidup terlunta-lunta

Hina dina tuna susila tunawisma

Tuna harta dan kerja hidup sengsara

Lapar dan dahaga

Dia miskin yang sebenarnya

Ukuran miskin bukan hanya

Tak punya harta benda

Tak punya pendidikan

Tak punya ilmu pengetahuan

Derajat dan kedudukan

Juga miskin dalam iman percaya

Orang berada memiliki segalanya

Hasrat hidup sudah tiada

Tergenang air mata

Duka cemar

Gelisah ditutupinya

Bukankah dia miskin damai sejahtera

Miskin dalam kelimpahan harta

Gila hormat, pangkat dan kedudukan

Mengejar kesenangan dunia

Terhadap sesama dan semena-mena

Yang penting raih keuntungan

Isap tenaga dan darah sesame

Kata hati tak bisa dibohonginya

Miskin cinta lekas tobat

Sebelum celaka tiba

Bpk. Yoto – GSM/Komisi Anak

KATEGORI: Orangtua/Lansia

15
Jul
08

Mereka Bilang Aku Miskin

Mereka bilang aku miskin…

Dihina karena pakaianku yang buluk,

Dan rumahku yang mereka sebut gubuk

Aku bertanya, siapakah mereka? Inikah peduli?

Mereka bilang aku miskin…

Mereka mencemooh, mencibir,

Bahkan memfitnah di belakangku

Aku bertanya, siapakah mereka? Inikah belas kasihan?

Mereka bilang aku miskin…

Dengan tatapan jijik aku ditampar

Dengan senyuman pahit aku ditusuk

Aku bertanya, siapakah mereka? Inikah kasih?

Mereka bilang aku miskin…

Gersang karena matahari, kotor berlumuran debu

Akukah itu?

Ataukah itu hati mereka?

Sekarang aku ragu..

Benarkah aku yang miskin…

ATAUKAH MEREKA??!!

Artiya Manurung

KATEGORI: REMAJA




GALERI PUISI BULAN KESPEL 08

July 2014
M T W T F S S
« Sep    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
dan.. Apakah "KEMISKINAN" di matamu?

KATEGORI

ARSIP PUISI

KOMENTAR

theda on Miskin

JUMLAH PENGUNJUNG

  • 21,354 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.