08
Jul
08

Haruskah Kami Tidak Memberi, Tuhan?

Kalau kami memberi kepada pengemis

Kami sering curiga

Sebab banyak diantaranya merupakan pengemis terorganisir,

Dan lagi tidak sedikit yang menipu dan sebetulnya pemalas

Kalau kami memberi sumbangan

Kami sering khawatir

Sebab banyak yang diselewengkan,

Dan tidak sampai kepada yang berhak

Sehingga tembok-tembok kecurigaan dan khawatir terbangun

Menghalangi kami untuk memberi dan berbagi

Apakah kami harus tidak memberi, ya Tuhan?

Apakah kami harus kalah dari curiga dan khawatir?

Ajar kami dapat damai dalam memberi,

Ajar kami menerima tugas ini sebagai anugerah dariMu.

Poltak Edison Hutauruk; Wilayah IX

Kategori: Dewasa


0 Responses to “Haruskah Kami Tidak Memberi, Tuhan?”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


GALERI PUISI BULAN KESPEL 08

July 2008
M T W T F S S
    Sep »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
dan.. Apakah "KEMISKINAN" di matamu?

KATEGORI

ARSIP PUISI

KOMENTAR

theda on Miskin

JUMLAH PENGUNJUNG

  • 28,298 hits

%d bloggers like this: