09
Jul
08

Senja di Kaki Bukit

Matahari terbenam meninggalkan sisa-sisa warna keemasan dibalik pepohonan,
Gemercik air mengalir diatas batu-batu bukit, mengalir tanpa henti,
Seruling bambu menembus pilu,
Betapa pilu raga yang merana, mengingat kenangan bersama dikala senja
Jiwa raga telah dikorbankan demi kebahagian anak cucu.


Saat pertemuan perpisahan dalam cinta kasih sanubari adalah takdir,
Senja semakin kelam,
Air mata mengalir terhambur sia-sia, siapa yang peduli?

Semuanya telah pergi,

Di sini di kaki bukit hati ini berada, menantikan cinta kasih yang tak kunjung tiba
kemiskinan dalam jiwa raga, itulah yang dialaminya kini…

Ibu Sanny M. Sarwono

Kategori: Orang tua/Lansia


0 Responses to “Senja di Kaki Bukit”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


GALERI PUISI BULAN KESPEL 08

July 2008
M T W T F S S
    Sep »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
dan.. Apakah "KEMISKINAN" di matamu?

KATEGORI

ARSIP PUISI

KOMENTAR

theda on Miskin

JUMLAH PENGUNJUNG

  • 28,298 hits

%d bloggers like this: